Arithmatic Logic Unit

1. Sebutkan tugas dari Control Unit (CU)?
=
Untuk memberikan arahan/kendali/kontrol terhadap operasi yang dilakukan dibagian ALU (Arithmatic Logic Unit) di dalam, CPU tersebut.
2. Bagaimana cara kerja sistem bus?
=
*Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitektur komputernya akan lebih kompleks, sehingga untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus.
*Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus) .*Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
3. Apakah yang dimaksud decoder?
=
Decoder adalah rangkaian yang mengubah kode menjadi satu set sinyal. Disebut sebagai decoder karena dapat melakukan kebalikan dari pengkodean. Dalam proyek elektronika digital, decoder memiliki peran yang cukup penting karena decoder adalah salah satu teknik transfer data dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa decoder adalah kebalikan dari encoder. Decoder adalah rangkaian kombinasi yang memiliki jalur input ‘n’ dan maksimum jalur output 2n. Salah satu dari output ini akan menjadi "Aktif Tinggi" berdasarkan kombinasi dari input yang ada ketika decoder diaktifkan.
Dengan kata lain bahwa decoder adalah rangkaian yang mampu mendeteksi kode tertentu. Output dari decoder tidak lain adalah syarat minimum dari baris variabel input ‘n’, ketika diaktifkan.
4. Sebutkan karakteristik Encoder?
=
* mengkonversi 2n input dan dikeluarkan dalam bentuk n bit output
* banyak digunakan untuk konversi data
* dapat dibangun menggunakan gerbang AND atau OR
* jumlah masukan lebih sedikit dari jumlah keluaran
5. Apakah yang dimaksud register? Sebutkan jenis-jenisnya!
=
Register adalah sebuah tempat penampungan sementara untuk data-data yang akan diolah oleh prosesor, dan dibentuk oleh 16 titik elektronis di dalam chip mikroprosessor itu sendiri. Dengan lokasi penyimpanan data sementara ini, pemrosesan dapat dilakukan jauh lebih cepat daripada jika data harus diambil langsung dari lokasi penyimpanan.
a. Register Data
Digunakan untuk menyimpan angka-angka dalam bilangan bulat (integer)
b. Register Alamat
Digunakan untuk menyimpan alamat-alamat memori dan juga untuk mengakses memori
c. Register General Purpose
Digunakan untuk menyimpan angka dan alamat secara sekaligus
d. Register Floating Point
Digunakan untuk mnyimpan angka-angka bilangan titik mengambang (floating point)
e. Register Konstanta (constant register)
Digunakan untuk menyimpan angka-angka tetap yang hanya dapat dibaca (bersifat read – only)
f. Register Vektor
Digunakan untuk menyimpan hasil pemprosesan vektor yang dilakukan oleh prosesor SIMD)
g. Register Special Purpose
Digunakan untuk menyimpan data internal prosesor, seperti halnya instruction pointer, stack pointer, dan status
h. Register yang Spesifik Terhadap Model Mesin (mechine specific register)
Digunakan untuk menyimpan data internal prosesor atau pengaturan yang berkaitan dengan prosesor itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar